
Pengendalian udara adalah salah satu aspek terpenting dalam dunia industri yang wajib diperhatikan. Udara yang ada di dalam pabrik harus benar-benar dijaga karena udara bisa sangat mempengaruhi kesehatan manusia serta kualitas produk. Untuk bisa menjaga kondisi udara maka perlu menggunakan sistem pengendalian udara yang baik.
Untuk pelaku bisnis yang ingin memakai sistem tersebut sebaiknya pelajari komponen-komponen yang ada pada sistem pengendalian udara serta manfaat yang didapatkan ketika menggunakannya. Informasi komponen serta manfaat sistem pengendalian tersebut bisa dilihat selengkapnya berikut ini.
Mengenal Komponen Sistem Pengendalian Udara

Sistem pengendalian udara terdiri dari beberapa komponen utama, berikut ini beberapa contoh komponen sistem ini.
Filtrasi Udara
Filtrasi merupakan proses untuk menghilangkan partikel atau kontaminan lain di udara. Ada beberapa jenis filter yang digunakan dalam proses ini yaitu filter mekanis, filter kimia dan filter kombinasi. Filter mekanis berfungsi menangkap serbuk, partikel debu serta partikel padat lainnya. Contoh filter mekanis adalah filter HEPA (High-Efficiency Particulate Air).
Filter kimia merupakan jenis filter yang dilengkapi bahan penyerap yang dapat menghilangkan bau serta gas berbahaya. Sedangkan untuk filter kombinasi merupakan filter yang terbuat dari gabungan filter kimia dan mekanis. Filter ini bisa bekerja lebih optimal dibandingkan dua jenis filter lainnya.
Ventilasi
Ventilasi merupakan proses mengganti udara kotor yang ada di dalam ruangan dengan udara segar yang berasal dari luar ruangan. Ventilasi ini terdiri dari dua jenis yaitu ventilasi paksa atau Exhaust Ventilation dan ventilasi masuk atau Make-up Air.
Ventilasi paksa berfungsi mengeluarkan udara-udara kotor di dalam ruangan. Sedangkan ventilasi masuk berfungsi memasukkan udara bersih ke dalam ruangan untuk mengganti udara kotor yang sudah dikeluarkan.
Baca juga : Manfaat Penggunaan Cleanroom MOT untuk Industri di Indonesia
Sistem HVAC
Sistem HVAC atau sistem pengkondisian udara merupakan sebuah sistem yang bisa mengatur kelembaban, suhu serta kualitas udara. Sistem ini terdiri dari beberapa komponen yaitu sistem unit pendingin dan pemanas yang bertugas mengontrol suhu udara, humidifier dan dehumidifier yang berfungsi mengatur tingkat kelembaban.
Selain itu, ada juga ducting dan ventilator yang berfungsi menyalurkan udara ke seluruh ruangan di pabrik. Sistem ini bisa bekerja dengan baik apabila dipasang oleh tenaga ahli sesuai dengan standar atau prosedur yang berlaku.
Pengendalian Zat dan Gas Berbahaya
Pabrik yang memproduksi bahan-bahan kimia sangat memerlukan sistem pengendalian gas dan zat berbahaya. Sistem ini terdiri dari 3 komponen yaitu scrubber yang berfungsi menghilangkan gas-gas berbahaya melalui reaksi kimia, absorber berfungsi menyerap gas beracun dengan memanfaatkan bahan-bahan tertentu serta sensor dan alat deteksi gas yang dapat memantau jumlah gas secara otomatis dan real time .
Sistem Monitoring
Sistem monitoring memungkinkan pengendalian udara bisa dilakukan secara real time, mulai dari pengaturan otomatis filtrasi, ventilasi sampai dengan pengendalian suhu. Dengan adanya sistem ini, semua pekerjaan menjadi lebih efisien dan udara bisa tetap terjaga kondisinya.
Manfaat Sistem Pengendalian Udara
Sistem pengendalian udara dapat memberikan banyak sekali manfaat untuk pemilik pabrik serta karyawan yang bekerja di pabrik. Berikut ini contoh manfaat yang didapatkan dari penerapan sistem tersebut.
Meningkatkan Produktivitas Produksi
Dengan adanya sistem pengendalian udara, lingkungan kerja memiliki udara segar dan bersih setiap hari sehingga pekerja bisa lebih produktivitas dalam bekerja. Selain itu, sistem ini juga dapat membantu menjaga kondisi mesin dan peralatan agar tetap optimal dan bisa mengurangi downtime karena mesin mengalami kerusakan akibat lingkungan yang tidak bersih.
Melindungi Keamanan dan Kesehatan Pekerja
Pengendalian udara mampu memastikan kualitas udara di lingkungan pabrik bersih dan bebas dari kotoran, debu gas dan kontaminan berbahaya lainnya. Hal ini dapat melindungi kondisi pekerja dari paparan bahan-bahan kimia beracun atau gas berbahaya yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti iritasi mata atau penyakit paru-paru. Lingkungan yang bersih dan sehat juga bisa mengurangi risiko kecelakaan.
Baca juga : Prosedur Wajib di Era Industri Modern
Menjaga Kualitas Produk
Kondisi udara yang selalu bersih dapat mencegah produk terkontaminasi, khususnya produk makanan, elektronik dan farmasi. Mikroorganisme, bahan kimia berlebihan dan partikel debu yang tidak dikendalikan dengan baik sangat mungkin menyebabkan kerusakan dan penurunan kualitas produk. Dengan memanfaatkan sistem pengendalian udara, kualitas produk akan tetap terjaga.
Mengurangi Biaya Operasional
Meskipun biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan sistem pengendalian udara cukup besar tapi investasi seperti ini sangat bagus untuk dilakukan karena bisa mengurangi biaya operasional. Contohnya bisa mengurangi biaya perawatan mesin, pengurangan absensi tenaga kerja akibat kesehatan terganggu dan bisa terhindar dari denda regulasi.
Mengurangi Risiko Kebakaran
Komponen ventilasi dan scrubber yang ada di sistem pengadilan udara bisa mengurangi akumulasi penggunaan bahan berbahaya dan mudah terbakar pada lingkungan kerja. Kondisi ini mampu mengurangi risiko kebakaran atau kecelakaan lainnya yang disebabkan bahan kimia atau gas berbahaya yang tidak terkendali.
